Untukmu yang bernama "Di"
Di,
Sudah sekian waktu aku tiada menyapamu, apalagi menyentuhmu
Bukan aku sudah tidak menghiraukanmu lagi, bukan ... bukan
...
Aku justru bingung, benar-benar bingung ...
Bagaimana harus memulai, membangun kembali berkomunikasi
mesra denganmu
Di,
Malam ini ...
Aku ingin menggandeng dan memelukmu kembali dengan erat,
seerat pelukanmu waktu itu
Kita akan buka kembali lembaran-lembaran penuh kenangan
Rangkaian cerita yang tiada pernah lekang oleh berjalannya
waktu
Aku ingin kau tetap setia di dekatku, menyatu dalam setiap
detik-detik waktuku
Menata kembali alur cerita, dan meramunya menjadi sebuah
legenda
Di,
Jangan pernah lepaskan genggamanku, meski hanya sedetik pun
Antar aku hingga di penghujung jalan itu
Lambaian tanganmu ...
Senyuman manismu ...
Dan pelukan hangatmu ...
Ah, tiada kuasa aku membayangkan masa-masa indah itu
Di,
Hati ini membuncah
Mata ini pun menerawang jauh
Lidah pun terasa kelu
Degup jantung terasa kian memburu
Aku tidak tahu, pertanda apakah ini
Tapi Di,
Aku juga tersenyum
Meski air mata ini, tak kuasa lg aku membendungnya
Sungguh ...
Rasa ini membuatku benar-benar bahagia
Sebuah kenikmatan yang sempat hilang beberapa waktu
Terima kasih Di, kau telah kembali lagi ke pangkuanku
Ternyata kau masih tetap seorang "Di-ku" yang dulu
Peluk mesra untukmu Di . . .

Comments
Post a Comment